Pendidikan Karakter Untuk Anak Lewat Film Musical

Tahukah Anda bahwa karakter positif termasuk budi pekerti yang luhur dapat diajarkan pada buah hati melalui banyak cara. Salah satunya yang paling efektif adalah melalui media film Result hongkong yang dapat merangsang visual serta audio.

 

Kasandra Putranto, seorang psikolog menjelaskan bahwa muatan-muatan posifit untuk anak-anak akan lebih efektif disampaikan dengan rangsangan audio visual bila dibandingkan rangsangan audio saja atau visual saja. Yang dimaksud rangsangan visual misalnya dengan membaca buku, sedangkan rangsangan audio adalah melalui pendengaran yaitu dengan nasehat orang tua atau guru.

 

Film Sherina, dicontohkan oleh Kasandra, termasuk film yang efektif sebagai sarana menanamkan budi pekerti positif bagi anak. Stimulasi visual lewat mata akan langsung masuk ke dalam otak, sementara lagu yang diperdengarkan pada film akan masuk lewat telinga yang dapat meningkatkan kosa kata dalam otaknya.

 

Anak-anak juga dapat melihat serta mengimitasi perilaku positif yang ditampilkan karakter-karakter film yang baik sekaligus menginspirasi mereka dalam keseharian. Tetapi orang tua harus ingat agar benar-benar mengawasi si kecil agar mendapat tontonan yang sesuai umurnya. Jangan biarkan buah hati Anda menyaksikan film dengan konten percintaan dewasa atau muatan kekerasan.

 

Rekomendasi film musical untuk anak-anak

Bagi buah hati Anda inilah rekomendasi film musical untuk  membantu membentuk karakter positif mereka.

 

The Sound of Music

Film legendaries ini kerap menjadi acuan bagi sineas masa kini yang ingin menggarap film musical. Di sini penonton dapat menyaksikan anak-anak dengan bakat music yang luar biasa, termasuk lagu-lagu ikonik yang abadi sepanjang masa. Di sini lain penonton juga dapat menangkap pesan pentingnya keluarga bagi setiap orang.

 

The Wizard of Oz

Film musical terbaik sepanjang masa ini masih ideal untuk ditonton walaupun diproduksi di tahun 30-an. Banyak adegan unik serta jenaka yang mungkin tak terpikirkan oleh sineas lainnya pada film ini. Judy Garland, pemeran utama film ini secara total menunjukkan bakat music dan aktingnya yang luar biasa.

 

School of Rock

Banyak musisi berlevel internasional yang terlibat dalam pembuatan film ini dengan menggubah lagu-lagunya seperti band rock AC/DC, Black Sabbath, dan Led Zeppelin. Tak hanya bernyanyi dan menari, actor dan aktris cilik yang mendampingi tokoh utama film, Jack Black, juga memainkan instrument music modern.

 

Willy Wonka and The Chocolate Factory

Film yang diproduksi di tahun 70-an ini mulai menerapkan beberapa efek khusus serta merupakan film musical pertama yang menggunakan teknik-teknik tersebut. Willy Wonka and The Chocolate Factory akan dapat menyuburkan fantasi anak-anak karena sejak awal telah menampilkan dunia yang berbeda dan unik sebagaimana dalam film The Wizard of Oz. Dalam film lawas ini deretan bintang cilik berbakat terlihat sangat menyatu dengan karakter yang mereka bawakan.

 

Pada film ini Willy Wonka, seorang pemilik pabrik coklat yang hendak mencari pewarisnya dengan cara yang unik justru menemukan pelajaran dari Charly. Seorang anak dari keluarga yang sangat miskin tetapi sangat dekat satu sama lain dengan seluruh anggota keluarganya. Willy yang telah bertahun-tahun tak berbicara dengan ayahnya akhirnya memberanikan diri untuk berkunjung dan berbagaikan dengannya.

Petualangan Sherina

Film musical anak ini merupakan momentum kebangkitan film Indonesia setelah mengalami mati suri selama bertahun-tahun. Film musical ini bahkan disebut-sebut sebagai film anak terbaik di tanah air. Alur cerita yang sederhana akan mudah dicerna oleh anak-anak sehingga mereka pun dapat menangkap pesannya dengan baik. Selain itu lagu-lagu yang ditampilkan juga mempunyai lirik yang mudah dihafal dengan gubahan music serta notasi yang indah. Setelah bertahun-tahun berlalu, film ini memang tetap tak terlupakan.

 

Dibeli Liverpool Rp 1,3 Triliun, Virgil Van Dijk Jadi Bek Termahal Dunia

Berada di posisi keempat dalam klasemen sementara Premier League membuat Liverpool enggan mengurangi laju mereka. Menempel ketat Manchester United dan Chelsea di posisi dua dan tiga, The Reds menambah amunisi mereka dengan merekrut Virgil Van Dijk. Tak main-main, mantan pemain Southampton didatangkan dengan nilai transfer fantastis mencapai GBP 75 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).

 

Dengan harga seperti itu, pemain kelahiran Brenda di Belanda ini resmi menjadi bek termahal di dunia. Mendapat julukan demikian, pria yang pernah bergabung di klub Skotlandia, Celtic ini tak mau ambil pusing.

 

“Jelas uang yang dibayarkan sangat banyak, tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa soal itu. Saya tidak bisa melakukan apa-apa soal harga, tidak ada yang bisa melakukan. Ini hanya bursa. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah bekerja keras, melakukan hal-hal bagus dan dalam kondisi 100% setiap hari. Itulah yang ingin saya lakukan dan akan saya lakukan,” ungkap pemain Timnas Belanda ini seolah tanpa beban.

 

Disebutkan jika Van Dijk masih belum bisa diturunkan saat Liverpool bermain tandang ke markas  Burnley dalam laga lanjutan Piala FA melawan Everton pada Sabtu (6/1) esok. Sekedar informasi, status termahal didapatkan Van Dijk karena dia melewati tarif Kyle Walker saat dibeli United dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2017 senilai GBP 64 juta (sekitar Rp 1,1 triliun).

 

Harga Van Dijk Dinilai Berlebihan

 

Banderol Van Dijk yang luar biasa itu membuat ayah satu putri tersebut meraih banyak kritikan. Salah satunya datang dari legenda Timnas Inggris yakni Alan Shearer. Mantan pemain Southampton itu memang membenarkan jika Van Dijk adalah bek yang bagus, hanya saja harganya terlalu berlebihan. Menurut Shearer, Liverpool terlalu terburu-buru ingin mendapatkan Van Dijk. Bahkan Shearer menilai jika Liverpool seharusnya fokus mencari kiper karena sudah kebobolan 23 gol dari 20 pertandingan.

 

“Tidak, Van Dijk tak sepadan dengan harga tersebut. Southampton bisa memasang berapa saja harga yang mereka inginkan dan Liverpool sangat putus asa. Seperti yang telah kita saksikan berkali-kali musim ini, Liverpool sangat membutuhkan bek tengah. Van Dijk bagus, tapi 75 juta poundsterling? Ini tidak benar. Sekarang ketika Liverpool mencoba mendatangkan seorang kiper bagus, yang memang sangat mereka butuhkan, mereka akan menemukan hal yang sama,” jelas Shearer kepada BBC Sport.

 

Jurgen Klopp Bela Van Dijk

 

Tingginya kritikan akan harga Van Dijk juga datang dari fans Liverpool. Namun pelatih Jurgen Klopp justru meminta para suporter melupakan Poker uang asli yang digelontorkan The Reds untuk pemain berusia 26 tahun itu. Klopp meminta semua orang lebih fokus pada kemampuan Van Dijk.

 

“Kualitas. Itulah mengapa kami menggaetnya. Itulah mengapa kami tertarik padanya. Bukan kami yang menciptakan harganya. Pasarlah yang menciptakannya. Suporter Liverpool mesti melupakan harga tersebut. Kami membicarakan mengenai sang pemain dan apa yang bisa ia lakukan. Kualitasnya, mentalitasnya, karakter. Itulah mengapa kami senang merekrutnya,” jelas pelatih asal Jerman ini.

 

Sebelum hijrah dari Skotlandia dan bergabung ke Inggris bersama Southampton tahun 2015, Van Dijk rupanya pernah diminati oleh United. Kala itu di musim panas 2014, United sudah menyiapkan dana GBP 10 juta (sekitar Rp 108 miliar) untuk memboyong Van Dijk ke Old Trafford. Hanya saja sang istri tercinta, Rike Nooitgedagt tak pernah mengizinkannya karena masih betah di Skotlandia.

Top