Dibeli Liverpool Rp 1,3 Triliun, Virgil Van Dijk Jadi Bek Termahal Dunia

Berada di posisi keempat dalam klasemen sementara Premier League membuat Liverpool enggan mengurangi laju mereka. Menempel ketat Manchester United dan Chelsea di posisi dua dan tiga, The Reds menambah amunisi mereka dengan merekrut Virgil Van Dijk. Tak main-main, mantan pemain Southampton didatangkan dengan nilai transfer fantastis mencapai GBP 75 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).

 

Dengan harga seperti itu, pemain kelahiran Brenda di Belanda ini resmi menjadi bek termahal di dunia. Mendapat julukan demikian, pria yang pernah bergabung di klub Skotlandia, Celtic ini tak mau ambil pusing.

 

“Jelas uang yang dibayarkan sangat banyak, tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa soal itu. Saya tidak bisa melakukan apa-apa soal harga, tidak ada yang bisa melakukan. Ini hanya bursa. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah bekerja keras, melakukan hal-hal bagus dan dalam kondisi 100% setiap hari. Itulah yang ingin saya lakukan dan akan saya lakukan,” ungkap pemain Timnas Belanda ini seolah tanpa beban.

 

Disebutkan jika Van Dijk masih belum bisa diturunkan saat Liverpool bermain tandang ke markas  Burnley dalam laga lanjutan Piala FA melawan Everton pada Sabtu (6/1) esok. Sekedar informasi, status termahal didapatkan Van Dijk karena dia melewati tarif Kyle Walker saat dibeli United dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2017 senilai GBP 64 juta (sekitar Rp 1,1 triliun).

 

Harga Van Dijk Dinilai Berlebihan

 

Banderol Van Dijk yang luar biasa itu membuat ayah satu putri tersebut meraih banyak kritikan. Salah satunya datang dari legenda Timnas Inggris yakni Alan Shearer. Mantan pemain Southampton itu memang membenarkan jika Van Dijk adalah bek yang bagus, hanya saja harganya terlalu berlebihan. Menurut Shearer, Liverpool terlalu terburu-buru ingin mendapatkan Van Dijk. Bahkan Shearer menilai jika Liverpool seharusnya fokus mencari kiper karena sudah kebobolan 23 gol dari 20 pertandingan.

 

“Tidak, Van Dijk tak sepadan dengan harga tersebut. Southampton bisa memasang berapa saja harga yang mereka inginkan dan Liverpool sangat putus asa. Seperti yang telah kita saksikan berkali-kali musim ini, Liverpool sangat membutuhkan bek tengah. Van Dijk bagus, tapi 75 juta poundsterling? Ini tidak benar. Sekarang ketika Liverpool mencoba mendatangkan seorang kiper bagus, yang memang sangat mereka butuhkan, mereka akan menemukan hal yang sama,” jelas Shearer kepada BBC Sport.

 

Jurgen Klopp Bela Van Dijk

 

Tingginya kritikan akan harga Van Dijk juga datang dari fans Liverpool. Namun pelatih Jurgen Klopp justru meminta para suporter melupakan Poker uang asli yang digelontorkan The Reds untuk pemain berusia 26 tahun itu. Klopp meminta semua orang lebih fokus pada kemampuan Van Dijk.

 

“Kualitas. Itulah mengapa kami menggaetnya. Itulah mengapa kami tertarik padanya. Bukan kami yang menciptakan harganya. Pasarlah yang menciptakannya. Suporter Liverpool mesti melupakan harga tersebut. Kami membicarakan mengenai sang pemain dan apa yang bisa ia lakukan. Kualitasnya, mentalitasnya, karakter. Itulah mengapa kami senang merekrutnya,” jelas pelatih asal Jerman ini.

 

Sebelum hijrah dari Skotlandia dan bergabung ke Inggris bersama Southampton tahun 2015, Van Dijk rupanya pernah diminati oleh United. Kala itu di musim panas 2014, United sudah menyiapkan dana GBP 10 juta (sekitar Rp 108 miliar) untuk memboyong Van Dijk ke Old Trafford. Hanya saja sang istri tercinta, Rike Nooitgedagt tak pernah mengizinkannya karena masih betah di Skotlandia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*