DS Leisure LTD

Segala Jenis Berita Ada Disini

Month: October 2020

Cara Mudah untuk Cegah Kacamata Berkabut Ketika Pakai Masker

Di tengah Ryu Hyang juga kacangnya keadaan saat penemu virus Corona ini ada pemerintah menganjurkan kepada semua masyarakatnya, baik yang sehat maupun yang sakit, untuk menggunakan masker kemanapun Mereka pergi. dan tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang masker menjadi tren ‘aksesori’ terbaru di wajah. 

Permasalahan Orang Berkacamata Saat Memakai Masker

Akan tetapi sayangnya bagi mereka yang berkacamata, memakai masker artinya ada masalah baru yang harus diselesaikan. Bagi para pemakai kacamata, menggunakan masker selam a pandemic virus Corona ini akan menyebabkan kacamata mereka berkabut ataupun beruap setiap kali mereka bernafas. Ini bakal jadi masalah yang besar apabila dihadapi oleh para dokter yang tengah bertugas merawat pasien, khususnya pasien virus Corona.

Bagi mereka, tenaga kesehatan, yang sekarang ini berjuang di garda depan, saat mereka menjadi pemakai kacamata akan menjadi masalah juga karena jika ada uap ataupun embun di kacamata mereka, tentunya mereka tidak bisa melihat sesuatu dengan jelas.

Jika anda adalah salah satu orang yang merasa memakai kacamata dan juga Mas kebersamaan bisa menyebabkan permasalahan seperti ini, nampaknya Anda harus membaca tips dan juga trik di bawah ini supaya kacamata anda tidak lagi beruap ataupun berkabut ketika Anda memakai masker. 

Tips Pakai Masker Saat Pakai Kacamata Agar Tak Berkabut

Berikut ini ada 3 tips yang bisa anda lakukan supaya kacamata yang anda kenakan saat menggunakan masker tidak berkabut atau berembun. 

  • Tissu 

Yang pertama, Anda bisa memakai tisu untuk menghilangkan kabut di kaca mata anda. Caranya sangat mudah. Cukup melipat tisu wajah yang lembut menjadi bentuk persegi panjang dan kemudian letakkanlah di bagian masker yang menyentuh batang hidung anda. Apa sebenarnya fungsi dari tisu ini? Fungsi dari tisu ini adalah untuk menyerap kelembaban ekstra yang keluar dari masker kacamata anda. 

  • Kawat Masker yang Fleksibel

Kemudian yang kedua adalah kawat masker fleksibel.Beberapa masker mempunyai penjepit ataupun kawat masker di bagian hidungnya. Nah, kawat ini dapat dipakai untuk mengatur tingkat kelembaban yang masuk apa pun keluar dari masker. Apabila anda menjahit masker kain sendiri, maka gunakanlah objek yang fleksibel seperti misalnya paper clip guna menciptakan masker yang ‘ketat.’

  • Air Sabun

Yang terakhir adalah menggunakan air sabun. menurut penelitian yang diterbitkan di dalam jurnal medis Annals of The Royal College of Surgeons of England, di sana disebutkan bahwa sabun dan juga air bisa mengatasi masalah ini. “Sebelum memakai masker, cucilah kacamata dengan air sabun, kemudian buang sisa kelebihan air di kacamata,” begitulah tulis study dilansir dari CNN Indonesia. 

“Kemudian biarkan udara mengeringkannya, atau lap lah kacamata sebelum memakainya dan gunakan lah masker.” 

pasalnya air sabun menciptakan lapisan film tipis yang bisa menghilangkan ketegangan Permukaan kaca mata dengan nafas dikarenakan masker. Hanya,  sayangnya metode ini harus diulang berapa kali. 

Ketiga tips diatas bisa anda lakukan dan coba. namun hal yang harus anda perhatikan adalah jangan sampai Anda menggunakan masker Ketika anda sedang berolahraga.  Hal ini dikarenakan memakai masker totobet sgp saat olahraga bisa meningkatkan risiko sulitnya bernafas dan sirkulasi pernafasan yang tidak sehat.  Sehingga,  risikonya adalah kesulitan bernafas dan bisa menyebabkan kematian. 

Semoga tips diatas bisa berguna bagi anda para pengguna kacamata yang seringkali bermasalah karena masker yang anda kenakan menyebabkan embun ataupun uap di kacamata anda, sehingga Anda kesulitan untuk melihat sesuatu dengan jelas. 

Tiga Pelajar di China Meninggal karena Pakai Masker Saat Olahraga

Berita datang dari Cina di mana ada tiga pelajar di sana dilaporkan meninggal saat menjalani jam pelajaran olahraga dengan menggunakan masker guna mencegah penularan virus Corona. seperti dilansir dari CNN Indonesia pada hari Senin (11/5), peristiwa tersebut terjadi di Provinsi Zhejiang dan juga provinsi Henan dan Hunan yang terjadi di antara pertengahan sampai akhir April lalu. 

Tiga Pelajar Meninggal Karena Pakai Masker Saat Olahraga 

Menurut laporan yang didapat, ketiga pelajar yang mengenakan masker itu pingsan kemudian meninggal di tempat saat melakukan lari jarak jauh dan juga bentuk olahraga yang lainnya. bahkan salah satu diantaranya dilaporkan Meninggal saat ia mengenakan masker medis tipe N95.

Masih mengutip dari CNN Indonesia, dilaporkan bahwa pendapat seorang pakar yang melarang seseorang menggunakan masker N95 saat sedang melakukan aktivitas fisik yang cukup berat terbukti adanya. mereka menuliskan bahwa sebenarnya pelajar-pelajar bisa berolahraga tanpa harus menggunakan masker asalkan mereka tetap menjaga jarak dan juga menerapkan protokol kesehatan yang lainnya, misalnya tidak bersentuhan.

Akibat kejadian itu, akhirnya sejumlah pemerintah daerah di negeri tirai bambu tersebut menerbitkan imbauan supaya pihak sekolah melarang penggunaan masker dalam kegiatan olahraga.

Seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah Cina sudah membuka kembali aktivitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama dan umum, di sejumlah daerah dengan tingkat penyebaran virus Corona yang tergolong rendah.

Dan kita tahu bahwa sebenarnya masker N95 pada umumnya digunakan oleh petugas medis di ruangan dengan sirkulasi udara yang cukup dan ada pengatur suhu ruangan yang juga. Masker tersebut pasalnya memiliki ketingkat kerapatan yang tinggi guna menghalangi partikel mikro bisa terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Namun, efek penggunaan masker N95 saat melakukan kegiatan fisik membuat pernafasan menjadi lebih berat karena paru-paru bekerja lebih keras untuk menghirup oksigen.

Pro Kontra Pakai Masker Saat Berolahraga

Sebenarnya kebijakan pemerintah untuk meminta para masyarakatnya mengenakan masker ketika mereka beraktivitas di luar rumah termasuk berolahraga menuai pro dan kontra dari kalangan kesehatan. seperti misalnya, adanya aturan dari Liga Inggris yang meminta para pemain Liga Inggris untuk menggunakan masker ketika mereka berlatih bermain sepak bola. Namun, baik pakar kesehatan maupun pengamat sepakbola menilai bahwa berlatih sepak bola menggunakan masker di tengah penemu virus Corona ini malah beresiko besar. 

Misalnya saja dokter Timnas Indonesia Syarif Alwi yang menyatakan bahwa sebenarnya menggunakan masker ketika berolahraga, termasuk bermain sepak bola, malah bisa meningkatkan risiko penyakit yang lainnya. 

“Logikanya kalau pakai masker lari jadi maksimal nggak? Itu orang-orang yang memaksa olahraga tetap dijalankan di tengah pandemi. Padahal memakai masker tidak menjamin kalau kita tidak akan terpapar,”  jelasnya dilansir dari CNN Indonesia Pekan lalu. 

Memaksakan berlatih sepak bola ataupun berolahraga yang lainnya dan menggunakan masker disebut dirinya lebih banyak menimbulkan dampak negatif daripada positif, mulai dari sesak nafas sampai dengan masalah jantung. berlatih sepak bola maupun melakukan olahraga yang lainnya menggunakan masker Tak bisa dipaksakan untuk dilakukan. lebih lagi, ada beberapa olahraga yang memiliki intensitas berlari togel online nya lebih banyak misalnya sepak bola maupun lari-lari. 

“Umpamanya latihan menggunakan masker kemudian Oksigen yang kita hirup tidak cukup karena terhalang alat seperti masker, tentu membuat Oksigen yang diikat hemoglobin berkurang ke jaringan otot, otot, termasuk ke otot jantung.” 

Pemerintah Bahas Sholat Id di Tengah Pandemi Corona Hari Ini

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyebutkan bahwa pembahasan soal salat Idul Fitri berjamaah dalam situasi pandemi virus Corona ini akan dilakukan hari ini. 

Pemerintah Akan Bahas Sholat Id di Tengah Pandemi Hari Ini 

Kamaruddin juga mengatakan bahwa Menteri Agama Fakhrul Razi bakal berkoordinasi dengan gugus tugas COVID-19 dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelum penyelenggaraan salat Ied bersama dengan Presiden Jokowi. “ Semoga besok sudah,” ungkap Kamaruddin dilansir dari siang ke Indonesia lewat pesan singkat pada hari Selasa (12/5) malam. 

Namun sayangnya Kamarudin tidak menanggapi lebih lanjut apa saja yang bakal dibahasnya. Begitu juga Adanya kemungkinan pemerintah memperbolehkan salat berjamaah di tengah pandemi virus Corona. akan tetapi beberapa hari yang lalu Fachrul sempat melontarkan wacana adanya pelanggaran pembatasan rumah ibadah. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid pun menyampaikan bahwa masyarakat di zona hijau boleh salat berjamaah  seperti biasa.

Gugus Tugas dan MUI Sepakat Tiadakan Shalat Id Jika Corona Belum Mereda

Bahasan salat Ied Memang sebelumnya disampaikan oleh ketua gugus tugas COVID-19 Doni Monardo. ia mengatakan bahwa Sholat Ied tidak bakal digelar secara berjamaah apabila karena belum reda. “ adaKalau Bahaya atau ancaman sudah tidak ada, bisa saja salat dilakukan. tapi manakala masih terdapat ancaman atau bahaya COVID, maka ibadah salat berjamaah tentunya tidak dilakukan,” ungkap Doni dalam jumpa pers pada hari Selasa (12/5). 

Hal yang disampaikan oleh Doni tersebut pasalnya merespons permintaan Menteri Agama Fakhrul Razi tentang pelanggaran bagi rumah ibadah di lokasi-lokasi tertentu tersebut. Doni juga menegaskan bahwa keputusan untuk menjalankan salat Ied atau Ibadah apa saja bakal sangat bergantung pada kondisi penyebaran virus Corona terutama di Indonesia. 

“Tadi Bapak Wapres sudah mengingatkan, pembukaan tempat ibadah sangat bergantung dari keputusan pemerintah yang berhubungan Apakah masih ada bahaya yang mengancam atau tidak,” lanjut pria yang juga menjadi Kepala BNPB tersebut. 

Diketahui bersama bahwa salat Ied dalam jumlah massa yang banyak biasanya digelar di masjid ataupun di lapangan judi togel terbuka. Menag Fachrul RaziMemang sebelumnya menyampaikan wacana pelanggaran di rumah ibadah di tengah penerapan PSBB  pandemi virus Corona. mantan Wakil Panglima TNI tersebut menerangkan relaksasi di rumah ibadah bakal dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan virus Corona.  Namun,  diberitakan bahwa Kemenag juga sedang menggodok bakal aturan relaksasi itu. 

Pernyataan tentang pelaksanaan salat Ied tahun ini muncul karena penemu virus Corona di Indonesia bahkan di dunia masih belum usai juga. Bahkan beberapa daerah di Indonesia juga masih menerapkan PSBB bulan April yang lalu.  bahkan MUI juga sudah mengatur larangan salat Ied melalui fatwa yang dikeluarkan nya yaitu yang tertuang dalam fatwa MUI nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19. 

MUI pasalnya melarang umat Islam di zona merah Karena untuk melakukan salat ibadah berjamaah di tempat umum, seperti misalnya salat wajib, kemudian salat tarawih, majelis taklim, dan juga salat Ied. 

Beberapa pimpinan daerah juga mengemukakan pendapat mereka soal shalat Ied dan juga takbir keliling yang kemungkinan ditiadakan tahun ini.Misalnya saja Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang memastikan bahwa pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hijriyah yang sedianya jatuh pada tanggal 24 sampai 25 Mei 2020 mendatang bakal ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus Corona.  Peniadaan  salat di tersebut pasalnya tertuang dalam surat edaran nomor 451.13/2741/ Setda.Kessos tanggal 21 April 2020. 

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén