DS Leisure LTD

Segala Jenis Berita Ada Disini

Category: SEPAK BOLA

Kata Solksjaer Atas Tuduhan Mignolet Curang

Kabar datang dari pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer yang merespons tuduhan kipper dari klub Brugge, Simon Mignolet, curang ketika kedua tim bermain dengan skor akhir imbang 1-1 di leg pertama babak 32 besar ajang Liga Europa tepatnya di Stadion Jan Breydel, Kamis (20/2) malam waktu setempat.

Solksjaer: Apa Gunaya VAR?

Mignolet pada pertandingan saat itu menciptakan assist, gol yang diciptakan oleh Club Brugge lewat pemainnya Emmanuel Dennis di menit ke-15. Assist itu diciptakan mantan kipper Liverpool tersebut lewat tendangan gawang.

Gol itu jadi kontroversi dikarenakan Mignolet melakukan tendangan gawang saat bola masih bergerak. Tak Cuma itu, MU seharusnya mendapatkan tendangan pojok, namun wasit Aleksei Kulbakov memberikan tendangan gawang togel online bagi Club Brugge.

Jika dilihat dari peraturan VAR, Memang disebutkan tak bisa digunakan untuk memeriksa sebuah tendangan gawang memakai VAR. Kondisi tersebut membuat Solksjaer berang kemudian ia juga mempertanyakan regulasi yang ada. “Lalu, apa gunanya VAR? Tak ada gunanya protes, namun jelas sekali itu sebuah sepak pojok dan bola masih bergerak (saat ditendang Mignolet),” katanya dilansir CNN Indonesia.

“Namun tetap kami seharusnya tak lengah. Kami seharusnya bisa mengantisipasi umpan panjang tersebut. Tendangan bagus dari Mignolet, namun seharusnya kami tak membiarkan itu, gol yang terbaru mudah,” katanya lagi.

Pasalnya MU sukses menyamakan kedudukan melalui tendangan dari Anthony Martial di menit ke-36. Gol itu kemudian jadi modal berharga untuk MU yang bakal menjamu Club Brugge di Stadion Old Trafford minggu depan. Solksjaer sendiri menyalahkan kondisi cuaca, lapangan dan juga bola setelah laga melawan Club Brugge. Kemudian Soksjaer menganggap bahwa bola Molten yang digunakan di laga Club Brugge melawan MU terlalu ringan.

“Anda bisa bertanya ke pemain, bola tersebut tak membantu pemain apabila Anda ingin bermain sepak bola. Bola berbeda dan juga sulit untuk dimainkan, namun kedua tim merasakannya. Bola terlalu ringan, kalian mesti mencoba bola tersebut,” tukasnya.

Gagal Menang, Solksjaer Menyalahkan Lapangan dan Bola

Pelatih MU itu menyikapi kekalahannya atas Club Brugge dengan menyalahkan bola, kondisi lapangan dan juga cuaca. Itu lah sebab-sebab saat MU ditahan imbang oleh Club Brugge di pertandingan kemarin. Sebenarnya MU nyaris dikalahkan Brugge pada lag pertama. Gol Anthony Martial di menit ke-36 itu menyelamatkan MU dari kekalahan setelah tuan rumah sempat unggul melalui Emmanuel Dennie di menit ke-15.

Setelah laga selesai, Solksjaer mengaku bahwa pemain-pemain MU tak bisa tampil maksimal di markas Brugge. Pelatih yang berasal dari Norwegi tersebut menyalahkan tiga hal yang berperan sangat besar, yaitu lapangan buruk, cuaca, dan bola.

“Ini pertandingan sulit melawan tim yang mana terorganisir di kondisi cuaca yang buruk. Kami sedikit ceroboh, tak konsentrasi, kondisi cuaca, lapangan dan bola, membuat semuanya sulit,” ungkapnya lagi.

“Anda bisa bertanya kepada pemain, bola tersebut tak membantu pemain jika anda ingin bermain sepak bola. Bola berbeda dan sulit untuk dimainkan, namun kedua tim merasakannya. Bola terlalu ringan, kalian harus mencoba bola tersebut,” sambungnya lagi.

Liga Europa di musim ini pasalnya memakai bola merk Molten. Hal tersebut pasalnya berbeda dari kompetisi Liga Champions Eropa yang mana menggunakan bola merk Adidas. Keluhan tersebut muncul setelah gol Brugge yang mana dicetak oleh Emanuel Dennis. Selanjutnya MU akan menjamu Club Brugge di leg kedua di Stadion Old Trafford, tanggal 27 Februari nanti.

6 Fakta Terbaik Kemenangan Liverpool atas Everton 1-0

Kemenangan tipis yang diberikan oleh Liverpool atas Everton, 1-0, yang melanjutkan laga di babak ketiga Piala FA, di Stadion Anfield, hari Minggu (5/1), memunculkan beberapa fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan. Livepool kemudian melangkah ke babak keempat Piala FA melalui gol semata wayang yang diberikan oleh pemain muda, Curtis Jones pada menit ke-71. Yang lebih menarik lagi adalah kemenangan tersebut didapatkan oleh The Reds setelah mereka memainkan sebagian pemain yang masih muda-muda ketika melawan Everton. Dan mereka, pemain-pemain muda yang sengaja diturunkan oleh Klopp, berhasil tampil dnegan kekuatan terbaiknya.

6 Fakta Menarik Menangnya Liverpool atas Everton

Berikut ini adalah fakta-fakta menarik soal kemenangan Liverpool atas Everton dilansir dari CNN Indonesia.

  1. Striker Divock Origi pada pertandingan itu terlibat dalam 6 gol di 5 laga kandang dalam Derbi Merseyside melawan Everton. Ia berhasil mencetak 6 buah gol dan mampu memberikan juga satu buah assist untuk Curtis Jones pada ajang Piala FA.
  2. Kemenangan atas Everton sendiri membuat Liverpool memenangi 23 dari 25 pertandingan kandang yang terakhir di semua kompetisi, dan 2 laga yang lainnya imbang. Liverpool pun nirbool dalam 5 laga terakhir di Anfield.
  3. Sedangkan The Toffees sendiri gagal ke babak ketiga Piala FA 4 kali dari enam musim terakhir. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan 20 musim sebelumnya.
  4. The Reds berhasil melangkah ke babak ketiga Piala FA dalam 8 dari 9 musim terakhir. Mereka Cuma gagal ke babak ketiga Piala FA di musim 2018/2019 ketika kalah 1-2 dari Wolverhampton Wanderers.
  5. Everton tak pernah menang dalam laga tandang saat melawan Liverpool di Piala FA dalam 6 percobaan. Dari enam percobaan itu, 4 di antaranya imbang dan 2 kali kalah.
  6. Liverpool tetap tak terkalahkan dalam 23 pertandingan kandang kontra Everton di semua kompetisi, dengan menang 13 dan imbang 10. The Reds pun 2 kali mengalahkan Everton di Anfield pada musim yang sama untuk kali pertamanya sejak musim tahun 1986/1987.

Kipper Adrian Tampil Cemerlang

Dalam pertandingan ini, pelatih Liverpool, Juergen Klopp memainkan sebagian besar pemain pelapis yang mana juga pemain yang masih muda-muda. Dalam susunan starternya saja tercatat Cuma ada Adrian dan James Milner. Sedangkan Adam Lallana, sebagai senior dan Takumi Minamino yang melakoni debutnya.

Sedangkan, Everton sendiri tampil dengan kekuatan terbaiknya togel keluar hari ini singapura. Komposisi tersebut lah yang membuat Everton terlihat jauh lebih unggul pada awal-awal pertandingan.

Hal tersebut dibuktikan dengan percobaan gol dari Everton yang melaui Gylfi Sigurdsson pada menit ke-6. Akan tetapi, beruntung bagi Liverpool, kipper Adrian yang saat itu berhasil dalam posisi tepat serta sukses menyelamatkan gawang The Reds dari kebobolan setelah mementahkan tendangan kaki kiri dari Sigurdsson.

Enam menit berselang,Adrian lagi dan lagi membuat penyelamatan yang sangat gemilang. Kali ini adalah ancaman sundulan Mason Holgate pada menit ke-12 yang berhasil dibloknya. Liverpool kemudian tak tinggal diam serta berusaha merespons serangan Everton.

Akan tetapi pertahanan The Toffees di babak pertama ini bisa dikatakan cukup rapat. Sampai dengan menit ke-15, pertandingan bahkan belum diwarnai dengan gol. The Reds pun belum melepaskan tembakannya sementara tim tamu sudah 2 tembakan yang berhasil ditepis oleh sang penjaga gawang Liverpool yang tampil cemerlang, Adrian.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén